kitUP Originals
Homeros menyodorkan dua takdir dalam Iliad: Akhilleus yang memilih hidup singkat demi kemuliaan abadi, dan Hektor yang menerima kematian pasti demi berdiri sebagai suami, ayah, dan benteng Troya. Dari perpisahan Hektor dengan Andromakhe di atas tembok hingga penyesalan Akhilleus di alam kematian dalam Odysseia, kitUP ini menelusuri akar amor fati yang kemudian dirumuskan Nietzsche dan dipraktikkan Marcus Aurelius: mencintai takdirmu bukan berarti menyerah, melainkan memfokuskan seluruh kekuatan pada apa yang masih bisa dipilih.
Yang akan kamu pelajari:
- Perbedaan antara menyerah dan menerima menurut Epiktetos
- Mengapa Akhilleus menyesali pilihannya dari alam sana
- Cara memilah takdir sejati dari ramalan yang menyamar
Bergabunglah dengan komunitas belajar lebih dari 37 juta orang. Isi rutinitas harianmu dengan ide-ide terbaik dunia.
Mulai Sekarang